Kegiatan Siswa

Menyusuri Pagi di Musholla MISABA: Bagaimana Sholat Dhuha Berjamaah Menumbuhkan Ketenangan Hati Siswa

Penulis: Administrator MISABA

Setiap pukul 07.00 WIB sebelum pelajaran kelas dimulai, seluruh siswa bersama dewan guru berwudhu rapi menunaikan sholat Dhuha dan doa bersama di musholla madrasah.

BATANG, Sangubanyu — Jam di dinding kantor madrasah baru menunjuk pukul 06.50 WIB, namun lorong-lorong MI Islamiyah Sangubanyu sudah dipenuhi keceriaan langkah kaki anak-anak. Sebelum tas diletakkan di bangku kelas, pemandangan khas tersaji: para siswa berbaris tertib di tempat wudhu dengan bimbingan bapak dan ibu guru.

Tepat pukul 07.00 WIB, musholla madrasah telah terisi saf-saf rapi. Mengenakan peci bagi siswa laki-laki dan mukena putih bagi siswa perempuan, mereka melaksanakan sholat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan dzikir serta pembacaan Asmaul Husna bersama secara khusyuk.

"Pembiasaan ibadah di usia ibtidaiyah ini kuncinya adalah keteladanan dan keajegan (istiqomah). Saat anak terbiasa mengawali hari dengan wudhu dan doa, hati mereka menjadi lebih tenang dan lebih siap menyerap pelajaran di kelas," jelas Kepala Madrasah, Bapak Nur Kholis Majid, M.Pd., Gr., CPS.

Seusai sholat, dewan guru menyempatkan waktu lima menit untuk memberikan nasihat santun mengenai adab harian, seperti pentingnya mencium tangan orang tua sebelum berangkat sekolah, berkata jujur kepada kawan, dan merawat kebersihan lingkungan kelas.

Rutinitas ini menjadi tradisi yang terus dirawat di MI Islamiyah Sangubanyu demi memastikan nilai-nilai keagamaan tidak hanya menjadi hafalan materi di buku catatan, melainkan melekat menjadi perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait Lainnya